Rabu, 20 Februari 2013

SCTV dan Indosiar terancam ditendang dari BEI

SCTV dan Indosiar terancam ditendang dari BEI
Dua stasiun televisi nasional terancam didepak dari lantai bursa saham. Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia (BEI) Hoesen mengungkapkan, penggabungan usaha antara dua media yakni PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dan PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM) menyebabkan satu diantaranya harus keluar dari lantai bursa. Saat ini, keduanya merupakan emiten yang tercatat di BEI.
"Satu mau delisting, sifatnya sukarela tapi belum tahu yang mana, itu kan sama seperti merger ya, kita lihat nanti hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mereka, perusahaan mana yang kira-kira bisa surviving," ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (20/2).
Dia menambahkan, proses penggabungan usaha atau merger dua media tersebut ditargetkan rampung 1 Mei 2013. Proses ini kemungkinan besar membuat Indosiar harus melakukan delisting perdagangannya di BEI. Dalam rencana merger tersebut, saham Indosiar kemungkinan akan dikonversi ke saham SCTV.
Sekadar diketahui, dalam prospektus, rencana merger telah mengantongi izin dari dewan direksi 15 Februari 2013. Kemudian keduanya akan menggelar RUPS pada 5 April 2013. Harapannya dapat meningkatkan sinergi dan efisiensi perusahaan dari perampingan operasional dan penghapusan duplikasi kegiatan operasional yang sebelumnya harus dijalankan oleh kedua perusahaan terpisah.

Hary Tanoe siapkan puluhan triliun saingi Trans Studio

Hary Tanoe siapkan puluhan triliun saingi Trans Studio
Taipan media Hary Tanoesoedibjo tengah mempersiapkan saingan taman hiburan milik Chairul Tanjung, Trans Studio. Taman hiburan saingan Trans Studio tersebut nantinya akan terletak di taman wisata Lido, Sukabumi, Jawa Barat.
Direktur PT Global Mediacom David Fernando Audy mengatakan, lahan Lido Lakes Resort yang sebelumnya dikelola oleh Bakrie akan menjadi lahan yang pas untuk taman hiburan tersebut. Nantinya, taman hiburan ala MNC tak kalah canggih dengan Gold Coast di Australia.
"Kalau Trans Studio kan hanya satu studio, kalau ini banyak. Sekelas Gold Coast di Australia itu lah," ujar dia kepada merdeka.com, Senin (11/2).
Dia mengaku, pihak MNC akan mempersiapkan puluhan triliun untuk proyek jangka panjang ini. "Ini proyek jangka panjang. Kira-kira sepuluh tahun nanti baru bisa jadi," kata dia.
Sebelumnya, MNC telah membeli Lido Lakes Resort dari Bakrie, sepaket dengan jalan tol yang dikelola oleh dinasti calon presiden Aburizal Bakrie. MNC diketahui telah menggelontorkan Rp 2 triliun untuk pembelian jalan tol dan resort tersebut.
Taipan Chairul Tanjung terlebih dahulu terjun dalam dunia taman hiburan ini. Di tahun 2009, dia mendirikan Trans Studio di Makassar lalu disusul Trans Studio Bandung. Investasi untuk membuat taman hiburan tersebut diperkirakan mencapai Rp 1 triliun.

Aksi korporasi Hary Tanoe di dunia bisnis

Aksi korporasi Hary Tanoe di dunia bisnis
Selama satu bulan terakhir ini, pebisnis Hary Tanoesoedibjo menjadi topik hangat di kalangan umum. Bukan hanya aksinya, yang berani keluar dari Partai Nasional Demokrat. CEO Media Nusantara Citra ini, melakukan berbagai langkah korporasi yang mengejutkan publik.

Setelah pisah kongsi dengan Surya Paloh pemilik Metro TV sekaligus kawan saat di Partai NasDem, Hary Tanoesoedibjo, mencemplungkan diri terlibat urusan dengan Bakrie yang merupakan musuh politiknya Surya Paloh.

Di antaranya Hary Tanoe membeli beberapa saham perusahaan Bakrie, yang saat ini tengah berjuang membayar utang perseroan yang jatuh tempo.

Berikut langkah-langkah Hary Tanoe dalam dunia bisnis.




1. Beli Bumi Plc

Dia membeli 3 juta lembar saham di Bumi Plc melalui Flaming Luck Investment Limited. Saham tersebut berasal dari saham yang dijual oleh Rosan. Selain Hary Tanoe, terdapat dua perusahaan yang juga membeli saham yang telah dilepas tersebut. Yaitu Avenue Luxembourg S.A.R.L yang telah membeli 13.667.250 lembar saham.

Perusahaan tersebut adalah anak usaha dari Avenue Capital Management yang berbasis di New York milik miliuner Marc Lasry. Sementara Argyle Street Management Limited telah membeli 7.536.202 lembar saham.


2. Bikin Taman Hiburan

Pengusaha yang mengawali karirnya dengan membangun Bhakti Investama ini, melalui PT MNC Land (KPIG) akan membangun taman hiburan (theme park) sekelas Disneyland. Taman tersebut berada di Lido, Sukabumi, Jawa Barat dengan luas area 1.000 hektare lebih.

Dia bercita-cita, pusat hiburan tersebut, menjadi alternatif pilihan bagi keluarga Indonesia untuk mencari taman hiburan yang luas dan menyenangkan. Bahkan diprediksi mengalahkan Trans Studio yang dimiliki Chairul Tanjung.

"Tidak seperti sekarang, ketika keluarga mencari hiburan, mereka memilih pergi ke Universal Studio Singapura, Disneyland Hong Kong, Disneyland Tokyo, atau bahkan Disneyland Orlando di Amerika," katanya beberapa waktu lalu.


3. Beli Bakrie Toll

Selain membuat kongsi dengan Bakri di Bumi Plc, pengusaha kelahiran Surabaya ini mengambil alih konsensi jalan tol milik PT Bakrie Land Development (ELTY), perusahaan milik keluarga Bakrie, yang juga pemilik PT Bakrie Toll Road (BTR).

HT panggilan akrab Hary Tanoe, resmi mendivestasikan aset lima ruas tol kepada MNC Group, perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo. Dari 6 ruas jalan tol tersebut, Bakrie hanya menjual lima ruas jalan tol karena satu ruas jalan tol (Cimanggis - Cibitung) tersebut terdapat saham minoritas sehingga Bakrie lebih memilih untuk mempertahankannya.

Adapun enam ruas tol milik Bakrie Toll Road antara lain Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang (Jawa Tengah), Pasuruan-Probolinggo (Jawa Timur), Batang-Semarang (Jawa Tengah), Cimanggis-Cibitung (Jawa Barat), dan Ciawi-Sukabumi (Jawa Barat).



4. Bangun kawasan Mandalika NTB

Perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo ini telah ditetapkan sebagai PT Pengembang Pariwisata Bali (Persero) atau BTDC sebagai investor untuk membangun kawasan Mandalika seperti kawasan Nusa Dua Bali. Bahkan diperkirakan lebih mewah.

Dalam membangun proyek ini perseroan menerapkan beberapa tahap, pertama akan membangun hotel dan resort, lapangan golf dan pemukiman golf serta pemukiman di kawasan pantai dengan luas lahan mencapai 164 Ha.

PT MNC Land (KPIG) menjalin kerja sama dengan Group Club Mediterrence untuk mengembangkan resort di kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Proyek ini merupakan kawasan pariwisata terpadu dengan luas lahan mencapai 1.250 hektare (ha).


Masalah genting pertelevisian


SBY mengeluh, betapa dirinya sering dizalimi media, baik sebagai presiden maupun sebagai pemilik Partai Demokrat. Di mata SBY, media tidak fair dalam menilai kinerja pemerintahan yang dipimpinnya; demikian juga dalam menilai penampilan partai yang dikomandoinya. SBY merasa tidak beruntung karena tidak punya media.
Pada kesempatan lain, Wiranto tampak sumringah menyambut kedatangan Hary Tanoesoedibjo. Bergabungnya Hary Tanoe ke Partai Hanura membuat Wiranto dkk bangkit kepercayaan dirinya menghadapi Pemilu 2014. Padahal sebelumnya, mereka sudah ketir-ketir atas prediksi beberapa lembaga survei: Hanura akan jadi korban pertama ambang batas 3,5% bersama PKB.
Bukan massa atau jaringan organisasi jebolan Nasdem yang membuat Wiranto dkk bergembira; juga bukan uang yang dibawa Hary Tanoe. Tetapi komitmen melakukan serangan udara untuk meningkatkan kemampuan Hanura dalam meraih suara. Yang dimaksud serangan udara tidak lain adalah pemanfaatan media yang dimiliki Hary Tanoe untuk mengampanyekan Wiranto dan Hanura.
Inilah kontras yang terjadi pada waktu hampir bersamaan. Dua pensiunan jenderal, dua pimpinan partai politik, dalam dua situasi yang berbeda: SBY merasa telah dirugikan oleh media, Wiranto merasa akan diuntungkan oleh media; SBY menyesal tidak memiliki media, Wiranto dapat berkah tiba-tiba "memiliki" media.
Soal media ini, sebetulnya SBY tidak pernah berterus terang. Sesungguhnya yang dia keluhkan bukanlah media secara umum, melainkan televisi, tepatnya kepemilikan stasiun televisi. Sebab, kalau dia menyesal tidak memiliki media secara umum, sebenarnya tidak tepat. Dia memiliki www.presidensby.info yang terkelola baik; Partai Demokrat juga memiliki koran Jurnal Nasional yang terbit setiap hari.
Radio memang SBY tidak punya. Tetapi dari sisi pengaruh publik, yang paling disesalinya tentu saja karena tidak memiliki stasiun televisi. Ini bisa dimengerti, karena orang awam pun merasakan bahwa MetroTV dan TvOne lebih sering mengkritik dan menyerang SBY dan Partai Demokrat jika dibandingkan dengan media lain.
Awam pun paham, karena kedua televisi itu adalah milik Surya Paloh dan Aburizal Bakrie, yang tidak lain adalah lawan-lawan politik SBY. Tentu saja siaran Metro TV dan TvOne tak hanya mempromosikan Surya Paloh dan Aburizal Bakrie, tetapi juga mengampanyekan Partai Nasdem dan Partai Golkar. Inilah yang disesali SBY.
Sebentar lagi penyesalan SBY bisa bertambah dalam, setelah Wiranto dan Hanura menjadi digdaya melalui serangan udara yang dilancarkan Hary Tanoe. Ya, karena mereka akan memanfaatkan MNC Grup milik Hary Tanoe untuk berkampanye. Kekuatannya bisa dahsyat karena MNC Grup memiliki lebih banyak stasiun televisi: RCTI, Global TV, MNC TV, dan Indovision network.
Tetapi, jangan dulu terbawa kegalauan SBY. Jangan-jangan dia lebay saja: minta dikasihani karena telah dan akan dizalimi para pemilik televisi. Sebab, kalau kita lacak ke belakang, SBY sesungguhnya juga leluasa memanfaatkan televisi untuk berkampanye. Dia memang tidak memiliki sendiri stasiun televisi, tetapi pengaruhnya cukup membuat pemilik Trnas TV dan Trans7 untuk menyiarkan apapun yang dikehendakinya.
Nah, jika siaran televisi sudah dikapling-kapling seperti itu, lalu apa artinya frekuensi milik negara, apa makna frekuensi digunakan untuk kepentingan publik. Tidak cukuplah kalau hanya menyalahkan pemilik televisi, jika para pembuat dan pelaksana kebijakan diam saja, pura-pura tidak tahu ada masalah besar dalam dunia pertelevisian kita.

Joko Widodo

Joko Widodo
Nama Lengkap : Joko Widodo
Alias : Jokowi
Agama : Islam
Tempat Lahir : Surakarta, Jawa Tengah
Tanggal Lahir : Rabu, 21 Juni 1961
Zodiac : Gemini
Hobby : Membaca | Traveling
Warga Negara : Indonesia

No Relation
BIOGRAFI
Nama Joko Widodo mulai menjadi sorotan ketika terpilih menjadi Walikota Surakarta. Awalnya publik menyangsikan kemampuan pengusaha mebel ini untuk memimpin dan mengembangkan kota Surakarta, namun beberapa perubahan penting yang dibuat untuk membangun Surakarta di tahun pertama kepemimpinannya menepis keraguan ini.
Diawali dengan branding, di bawah kepemimpinan Jokowi kota Surakarta atau yang sering disebut dengan Solo punya slogan 'Solo: The Spirit of Java' yang mendasari semangat warga Solo untuk mengembangkan kotanya. Ini bukan sekedar branding, sejak tahun 2006 lalu kota Surakarta telah menjadi anggota Organisasi Kota-kota Warisan Dunia. Dengan keanggotaan tersebut, di tahun berikutnya (2007) Solo menjadi tempat Festival Musik Dunia (FMD) yang diadakan di Benteng Vastenburg. Penyelenggaraan event ini membawa misi penyelamatan situs bersejarah karena benteng tersebut terancam akan digusur untuk kepentingan bisnis. Bahkan tahun 2008, Solo menjadi tuan rumah penyelenggara konferensi Organisasi Kota-kota Warisan Dunia ini.
Proses relokasi pedagang barang bekas yang biasanya selalu diwarnai dengan penolakan dan protes bisa dilakukan Jokowi dengan baik karena komunikasi yang langsung dan jelas dijalin dengan masyarakat. Salah satu bentuk komunikasi tersebut adalah melalui saluran televisi lokal di mana masyarakat bisa langsung berinteraksi dengan walikotanya. Masalah lahan hijau juga menjadi perhatian Jokowi, relokasi pedagang barang bekas tersebut juga dilakukan dalam rangka revitalisasi lahan hijau di kota Solo.
Langkah besar lain yang diambil oleh Jokowi adalah menetapkan persyaratan bagi para investor untuk memperhatikan kepentingan publik dan tidak segan untuk menolak mereka jika tidak bisa mengikuti peraturan yang ada dalam kepemimpinan Jokowi. Nama Surakarta kembali menjadi perbincangan ketika para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Solo ini berhasil merakit mobil yang diberi nama Esemka. Jokowi sangat mendukung hasil yang membanggakan ini dengan ikut mengendarai mobil Esemka tersebut.
Untuk prestasinya ini Jokowi kemudian mencalonkan diri di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2012 bersama dengan Basuki Tjahaja Purnama sebagai wakilnya. Mereka berdua menjadi pasangan calon gubernur yang paling kuat berdasarkan perhitungan cepat yang dilakukan di hari pemilihan (Rabu, 11 Juli 2012), dan menjadi cagub yang paling banyak disoroti dalam Pilgub DKI 2012 ini. Namun demikian pencalonan Jokowi diwarnai dengan isu SARA yang dikeluarkan oleh Rhoma Irama dalam ceramahnya di Masjid Al'Isra Tanjung Duren Jakarta Barat. Dalam kesempatan itu, Rhoma Irama mengimbau warga agar memilih pemimpin yang seiman, dan beliau menyebutkan bahwa ibu Jokowi adalah seorang non-muslim. Pernyataan ini menuai protes keras dari publik hingga Panwaslu DKI melakukan pemeriksaan atas Rhoma Irama atas dugaan menyebarkan isu SARA.
 Saat ini Jokowi menjadi nominasi World Mayor 2012 yang sedang dalam tahap voting. Hasil akhir akan diumumkan pada bulan Oktober mendatang.
Riset dan analisa oleh Somya Samita
PENDIDIKAN
  • SMP Negeri 1 Surakarta
  • SMA Negeri 6 Surakarta
  • Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada
KARIR
  • Walikota Surakarta
  • Pengusaha mebel dan pertamanan
  • Gubernur Jakarta 2012
PENGHARGAAN
  • nominasi World Mayor 2012
  • 10 Tokoh 2008 versi majalah Tempo
SOCIAL MEDIA
http://twitter.com/jokowi_do2

Hatta Rajasa


 Hatta Rajasa

Nama Lengkap : Hatta Rajasa
Alias : Hatta | Rajasa
Agama : Islam
Tempat Lahir : Palembang, Sumatera Selatan
Tanggal Lahir : Jumat, 18 Desember 1953
Zodiac : Sagittarius
Hobby : Membaca
Warga Negara : Indonesia

Istri : Drg. Oktiniwati Ulfa Dariah Rajasa
Anak : Reza, Siti Rubi Aliya Rajasa, Azimah, Rasyid
BIOGRAFI
Ir. M. Hatta Rajasa adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia sejak 22 Oktober 2009. Sebelumnya pria kelahiran  Palembang, Sumatera Selatan, 18 Desember 1953 ini pernah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara (2007-2009), Menteri Perhubungan (2004-2007), dan Menteri Negara Riset dan Teknologi(2001-2004).

Masa jabatannya sebagai Menteri Perhubungan ditandai dengan beberapa kecelakaan transportasi yang menonjol, di antaranya musibah Mandala Airlines Penerbangan 91, Kecelakaan KM Digoel, Musibah KM Senopati Nusantara, Adam Air Penerbangan 574, dan Garuda Indonesia Penerbangan 200.

Hatta Rajasa merupakan pengusaha dan CEO sukses yang kini berkonsentrasi jadi politisi. Semua perusahaannya dijual setelah masuk partai. Pria religius penganut pluralisme dalam politik ini berobsesi menjadi politisi negarawan yang mendahulukan kepentingan bangsa. Terlatih bekerja keras, jujur, mandiri dan bekerjasama sejak kecil. Sekjen Partai Amanat Nasional ini, dipercaya dan menunjukkan integritas dan kapasitasnya menjabat Menristek pada Kabinet Gotong-Royong dan Menteri Perhubungan pada Kabinet Indonesia Baru.

Pada 9 Januari 2010, secara aklamasi, Hatta Rajasa terpilih sebagai Ketua Umum DPP PAN periode 2010-2015 menggantikan Soetrisno Bachir. Besan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini juga terpilih sebagai bakal calon presiden dalam pemilu 2014. Hal tersebut diungkapkan dalam Rapat Kerja Nasional PAN 2011 di Jakarta. Hubungan baik tersebut tak hanya dari status besan. Kedekatan mereka menarik perhatian karena hubungan kedua
orangtuanya dikancah politik dan pemerintahan. Hatta dikenal sebagai menteri yang cukup dekat dengan SBY, bahkan kerap menjadi utusan penghubung silahturahmi politik SBY dengan lawan politiknya. Bahkan, banyak yang menyebut pernikahan putri Hatta dengan putra bungsu SBY merupakan perkawinan politik.

Pada mulanya dia menjabat Ketua Departemen Sumber Daya Alam dan Enerji di PAN. Kemudian, setelah kongres I, terpilih menjadi Sekjen. Pada Pemilu 1999, ia pun terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari PAN, dari wilayah pemilihan Bandung. Di lembaga legislatif itu, dia terpilih menjadi ketua Fraksi Reformasi DPR. Profesional dan konsentrasi penuh membuat kinerjanya menonjol dalam lobi politik. Meski terkenal di bidang politik ternyata Hatta Rajasa adalah lulusan teknik perminyakan dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Di sisi lain, ayah empat anak ini merupakan sosok yang hangat dengan keluarga. Tidak dapat dipungkiri bahwa keluarga juga merupakan kunci sukses lain Hatta Rajasa dalam menjalani karier. Dia dikenal sebagai pribadi penyayang keluarga (family man). Sementara itu, gaya hidup keluarga pun tidak berubah ketika dia menduduki jabatan birokrasi pemerintahan. Sang istri tetap setir mobil sendiri, bahkan Hatta sangat marah jika mendapatkan privilege di jalan raya, seperti mendapatkan pengawalan motor patwal. Meskipun beresiko terkena macet, dia justru menikmati hal itu.

Riset dan analisis oleh Vizcardine Audinovic
PENDIDIKAN
  • Insinyur Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB).
KARIR
  • Ketua Umum DPP PAN
  • 2009-2014 Menteri Koordinator Ekonomi
  • 2004-2009 Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Bersatu
  • 2001-2004 Menteri Riset dan Teknologi Kabinet Gotong Royong
  • 2000-2005 Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (DPP-PAN)
  • 1999-2000 Ketua Fraksi Partai Reformasi DPR.
  • 1982-2000 Presiden Direktur Arthindo
  • 1980-1983 Wakil Manager teknis PT. Meta Epsi Perusahaan pengeboran minya
  • 1977-1978 Teknisi Lapangan PT. Bina Patra Jaya.

Sabtu, 16 Februari 2013

Mengukur Lompatan Cristiano Ronaldo

 
Jakarta - Cristiano Ronaldo ternyata punya lompatan yang lebih tinggi dari rata-rata pemain NBA. Kemampuan hebat tersebut menjawab aksi "melayang di udara" yang dilakukan CR7 saat menjebol gawang Manchester United.

Real Madrid dalam posisi tertinggal 0-1 saat menjamu MU di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Sekitar 10 menit setelah Danny Welbeck menjebol gawang El Real, Ronaldo berhasil membalas untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol Ronaldo tersebut dapat sanjungan tinggi dari Sir Alex Ferguson dan jadi pembahasan banyak media di Eropa, yang disebut sebagai aksi 'melayang di udara'. Sebabnya adalah tingginya lompatan yang dilakukan Ronaldo saat menanduk bola yang di-crossing Angel Di Maria. Dalam tayangan ulang dan beberapa foto pasca pertandingan, terlihat kalau saat melompat kaki Ronaldo melayang hingga nyaris setinggi kepala Patrice Evra.

Lompatan dan sundulan memang menjadi senjata mematikan yang dipunya Ronaldo untuk menyempurnakan skill hebat yang dia punya di samping kecepatan, akurasi tembakan, dua kaki yang sama-sama 'hidup' serta eksekusi bola mati. Faktanya, Ronaldo punya lompatan yang lebih tinggi dari rata-rata pemain NBA.

Data tersebut terungkap saat Ronaldo menjalani serangkaian tes biomekanik yang dilakukan di Universitas Chichester tahun 2011. Hasil tes tersebut kemudian digunakan oleh Castrol Indeks. Demikian dikutip dari DailyMail.

Dari posisi diam, Ronaldo bisa melompat setinggi 44 cm. Sementara dari keadaan berlari, tinggi lompatannya mencapai 78 cm, atau 7 cm di atas rata-rata lompatan pemain NBA. Lompatan Ronaldo menghasilkan tenaga sebesar 5G (G-force), angka ini lebih tinggi dibanding akselerasi lompatan yang dibuat seekor cheetah.
 Lompatan setinggi itu bisa dicapai Ronaldo karena dia memiliki kondisi fisik yang sangat baik. Disebutkan kalau kekuatan otot-otot atas tubuh bagian atas punya peran penting dalam tingginya lompatan. Berjam-jam waktu yang dihabiskan Ronaldo setiap harinya di gym membuat ototnya mampu menyimpan tenaga dalam jumlah besar yang kemudian digunakan untuk mempertinggi lompatan. Intensitas latihan yang sangat tinggi juga membuat tubuh Ronaldo punya kandungan lemak yang lebih sedikit, bahkan jika dibandingkan dengan supermodel dunia sekalipun.