Kamis, 14 Maret 2013

Hanura Ibarat Gadis Cantik yang Memikat Banyak Tokoh

Wiranto (Foto: Dok. Okezone)



JAKARTA - Partai Hanura membenarkan bahwa salah satu pendiri Partai Keadilan, yang merupakan embrio dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yusuf Supendi telah bergabung ke partai binaan Wiranto itu.

"Secara implisit saya memang sudah dengar. Tapi saya belum ketemu langsung dengan beliau," kata Ketua DPP Partai Hanura, Saleh Husein di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/3/2013).

Diakui Saleh, saat ini partainya telah memiliki daya tarik yang sangat besar. Hal itulah yang mendorong para tokoh dan politisi untuk bergabung ke Partai Hanura.

"Hanura saat ini lagi menjadi gadis cantik yang sering didatangi tokoh-tokoh dan parpol-parpol," pungkasnya.

Bahkan, Saleh mengakui bahwa selain Yusuf sejumlah tokoh baik di daerah dan nasional saat ini tengah melakukan pendekatan dengan Partai Hanura.

"Ada juga tokoh-tokoh yang lain, misal mantan calon Gubernur Jawa Barat, Dikdik. Dismping itu tokoh-tokoh di daerah juga banyak yang bergabung," ungkapnya.

Sebelumnya, Bos MNC Group, Hary Tanoesoedibjo juga telah bergabung bersama partai besutan Wiranto itu.

Selasa, 26 Februari 2013

Jadi tersangka, Anas serang SBY

Jadi tersangka, Anas serang SBY
Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum meyakini langkah KPK menjadikan dirinya tersangka karena ada pesanan dari pihak tertentu. Bahkan Anas menilai langkah lembaga antikorupsi tak terlepas dari pernyataan Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya baru mulai berfikir, saya akan punya status hukum di KPK ketika ada semacam desakan agar KPK segera memperjelas status hukum saya. Benar katakan benar, salah katakan salah," ujar Anas di DPP Demokrat, Sabtu (23/2).

Setelah ada pernyataan itu, Anas mengaku langsung berfikir akan dinaikan statusnya menjadi tersangka. Ternyata prasangka itu jadi kenyataan ketika KPK kemarin resmi menjadikan dirinya sebagai tersangka kasus Hambalang.

"Ketika ada desakan seperti itu saya baru mulai berfikir jangan-jangan saya menjadi yakin saya akan jadi tersangka di KPK, setelah saya dipersilakan untuk lebih fokus berkosentrasi menghadapi masalah hukum di KPK," katanya.

Anas merasa dengan diminta fokus urusi masalah hukum seolah-olah dirinya sudah divonis bersalah sebelum masuk ke persidangan. Apalagi dia melihat sejumlah petinggi di internal partai menginginkan Anas dihukum.

"Ketika dipersilakan untuk lebih fokus menghadapi masalah hukum di KPK berarti saya sudah divonis untuk status hukum, status hukum yang dimaksud tentu tersangka, apalagi saya tahu beberapa petinggi Demokrat yakin betul hakul yakin pasti minggu ini Anas menjadi tersangka," tandasnya.

Seperti diketahui, SBY sempat meminta, agar KPK segera menuntaskan kasus yang melibatkan kadernya. SBY bahkan meminta KPK segera menuntaskan kasus yang menjerat Anas agar Demokrat tidak semakin lama tersandera.

"Saya memohon kepada KPK untuk, ya bisa segera konklusif dan tuntas. Apa yang dilakukan oleh sejumlah kader Demokrat itu, kalau salah ya kita terima memang salah. Kalau tidak salah maka kami juga ingin tahu kalau itu tidak salah. Termasuk Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, yang juga diperiksa dan dicitrakan publik secara luas di Tanah Air sebagai bersalah atau terlibat dalam korupsi" terang SBY di Jeddah.
Selain itu, Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat menyampaikan 8 solusi untuk mengatasi masalah yang sedang dialami Partai Demokrat. Salah satu poin disebutkan Anas diminta fokus urusi kasus hukumnya.

"Kepada Ketua Umum Partai Demokrat saudara Anas Urbaningrum yang tetap menjabat wakil Majelis Tinggi sementara saya memimpin langsung gerakan penataan pembersihan dan penataan partai ini, saya berikan kesempatan untuk untuk menghadapi masalah hukum dengan harapan keadilan benar-benar tegak dan tim hukum siap untuk memberikan bantuan hukum," kata SBY.

Mahfud MD: Kalau Anas Korupsi Jangan Diampuni


KPK, Mana Slogan 'Berani Jujur Itu Hebat'?

Headline
INILAH.COM, Jakarta - Anggota Komisi III DPR Indra menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak perlu membentuk Komite Etik guna menyelidiki atas bocornya surat perintah penyidikan (sprindik) terkait mantan Ketua Umum Anas Urbaningrum dalam kasus Hambalang.

Institusi tindak kejahatan korupsi itu, kata dia, sebetulnya tinggal taat kepada slogan yang selama ini dikampanyekan yaitu 'Berani Jujur Itu Hebat'.

"Untuk menyelidiki sprindik yang bocor, sebenarnya apabila semua pimpinan KPK dan/atau staf KPK benar-benar komitmen dengan slogan 'Berani Jujur Itu Hebat' yang selama ini dikampanyekan KPK, maka Komite Etik tidaklah diperlukan," tandas Indra kepada wartawan, Jakarta, Selasa (26/2/2013).

"Saat ini yang terpenting bukanlah komposisi atau siapa personel Komite Etik, namun yang penting pimpinan KPK dan/atau staf KPK benar-benar komit atau tidak dengan slogannya sendiri," kata dia.

Dia menegaskan, seluruh pimpinan serta pegawai KPK semestinya taat pada slogan tersebut. "Selesaikan saja sesuai slogan KPK 'Berani Jujur Itu Hebat' jadi pimpinan dan seluruh staf KPK harus berani jujur," tegasnya.

Selain itu, kata Indra, jika ada unsur pidananya sesuai dengan KUHP dan UU KIP (keterbukaan, dan informasi publik), maka pimpinan KPK sebaiknya mengundurkan diri dan berkonsentrasi menghadapi proses hukumnya. "Karena diduga telah bocorkan dokumen yang bersifat rahasia (draf sprindik)," ujarnya.
Sebagaimana diberitakan, sprindik yang menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka bocor ke publik. Bocornya sprindik ini diduga dilakukan oknum KPK dan bahkan pula ada pihak Istana yang disebut-sebut terlibat.
Atas bocornya sprindik KPK kemudian membetuk Komite Etik untuk menyelidiki siapa yang terlibat. Komite Etik telah bekerja dan memeriksa di antaranya pimpinan KPK.

Motivasi 2013


  • janganlah terburu-buru kala melakukan suatu hal konsentrasi saja dng gagasan yg telah kamu bikin cocok prioritasnya.
  • ada waktunya kita cicara, ada waktunya kita mendengar, kita bicara supaya orang lain mampu mengetahui, kita mendengar supaya kita dapat mengetahui.
  • perbuatan salah merupakan biasa untuk manusia, namun perbuatan pura-pura tersebut sbenarnya yg mnimbulkan permusuhan serta penghianatan.
  • anda gak bakal dapat merubah keslahan kmarin, namun anda bakal dapat mengawali yg baru dng cermin kekeliruan kmarin
  • tuhan tidak turunkan takdir demikianlah saja. tuhan tambahkan takdir pas dengan apa yang kita laksanakan. kalau kita maju dan mengusahakan, tuhan mampu tambahkan takdir kesuksesan. kalau kita lengah dan malas, lantas tuhan mampu tambahkan takdir kegagalan.
  • dapatkan kebahagiaan hari ini dng bersyukur dari perihal kecil yg bakal mnuntun km besok menggapai perihal besar
  • pengen mempunyai rekan hidup ? pengen mempunyai pernikahan yang bahagia ? awalilah dengan jatuh cinta lantas membangun cinta
  • jatuh cinta itu gampang sebab ia di dalam kondisi suka, tetapi porsi terbesar yaitu membangun cinta seumur hidup, walau di dalam kondisi jengkel serta tidak nyaman.
  • 3 ciri-ciri pemenang kehidupan 1. bersukacita di dalam pengharapan 2. bersabar di dalam kesesakan 3. menekuni di dalam doa
  • hati si pemalas penuh kemauan, tapi percuma, sedang hati orang rajin diberi kelimpahan.
  • tangan orang rajin memegang kekuasaan, tapi kemalasan menyebabkan kerja paksa.
  • siapa bergaul dengan orang bijak jadi bijak, tapi siapa berteman dengan orang bebal jadi malang
  • carilah lelaki yang dapat menyukai kekuranganmu. sebab cinta itu gak butuh khusus di hati tetapi untuk dapat di buat jadi pelindungmu serta panutanmu
  • ketidaknyamanan di dalam perihal menyukai merupakan berkenaan satu permasalahan yang lama di pendam serta tuturnya telah memaafkan kelanjutannnya di ungkit lagi
  • kekecewaan serta kebencian dengan orang yang telah bikin hati ini sakit. itu juga ada batasanya sebab bila terlampau kecewa serta membenci bakal berefek dendam serta tidak lagi dulu dapat melupakannya dari hati serta fikiran kita.
  • janganlah dulu bahagia pada apa yang udah ada punya waktu ini, tapi berusahalah terus untuk suatu hal yang tidak dulu anda renungkan sebelumnya
  • bila duit dapat membuatku melupakan sobat terbaikku, maka saya lebih pilih untuk tidak mempunyai duit sekalipun
  • disaat keadaan mengharuskan menangis lantas menangislah, kerena menangis tidaklah isyarat orang lemah
  • sobat menjadi dia yang tahu kekuranganmu, tetapi beri kelebihanmu. dia yang tahu ketakutanmu, tetapi beri keberanianmu
  • bila kita tetap memikirkan beberapa hal yang kecil, maka kita tidak lagi dulu mampu berfikir untuk beberapa hal yang besar
  • kala kita menyukai seseorang kita amat bahagia serta amat brsyukur pada allah. . namun di kala kita patah hati keseringan atau rata-rata orang menjadi bahwa allah tidak adil pada kita, tanpa kita sadari maupun berfikir bahwa allah bisa saja bakal menggatikan org tersebut dgn yg tambah baik untuk kita. janganlah lah menyesal disaat kita mesti kehilangan orang yg kita cintai karna bisa saja dy bukan hanya yg paling baik untk kita. . yakinkan allah tidak bisa berencana perihal jelek pada kita, smua tentu ada alasan serta ada hikmah yg baik untuk kita.

Busyro Bungkam soal Intervensi Penetapan Anas

HeadlineINILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas bungkam saat ditanya tentang beredarnya khabar adanya intervensi dari Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dalam penetapan tersangka Anas Urbaningrum terkait kasus Hambalang.

"Saat ini kami tidak sedang membicarakan soal itu," ujar Busyro, Selasa (26/2/2013).

KPK kini tengah fokus pada pembocoran dokumen sprindik Anas yang diduga melibatkan komisioner KPK. "Kami sedang fokus pada Komite Etik. Jadi tolong bicarakan soal Komite Etik," kata Busyro.

Sebelumnya, sempat beredar pesan dari Blackberry Massanger (BBM) yang menyebutkan bahwa komisioner KPK sempat menyatakan belum cukup bukti untuk menjadikan Anas sebagai tersangka saat gelar perkara lalu.

Saat itu, versi BBM yang diterima Aktual.co, menyebutkan bahwa hingga pukul 15.00 WIB, salah satu pimpinan yakni Bambang Widjojanto belum tanda tangani sprindik, karena belum cukup bukti. Hal yang sama juga dilakukan Busyro Muqoddas.

Namun, pukul 15.45 WIB, Bambang Widjojanto dihubungi oleh pihak Merdeka Utara diberitahu bahwa kasus Papua akan dibuka ke publik. Kasus Papua ini terkait dugaan pemalsuan saksi saat Bambang Widjojanto masih berstatus sebagai pengacara. Bambang dituduh memalsukan saksi pada Pilkada Papua.

Dari BBM yang beredar itu disebutkan akibat tekanan tersebut, Bambang dan Busyro akhirnya menyerah demi institusi.

Sementara tiga komisioner lain, Abraham Samad, Zulkarnaen, dan Adnan Pandu Praja, sudah lebih dahulu ikut perintah 'Merdeka utara'.

"Kasus sprindik melibatkan tiga orang pimpinan, kalau BW (Bambang Widjojanto) kena, bubar KPK tinggal satu orang, maka BM (Busyro Muqoddas) menerima." Demikian salah satu pesan dari BBM yang beredar.

KPK Persilakan Anas Gugat Sprindik

HeadlineNILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak akan menghalangi langkah mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum jika ingin melakukan tindakan hukum terkait bocornya draf surat perintah penyidikan (Sprindik).

KPK juga menghormati jika Anas menggugat penetapan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek Hambalang itu. "Silakan, kami hormati langkah-langkah hukum oleh siapa warga negara yang tidak pas dengan apa yang dilakukan KPK. Jadi silakan ada pihak-pihak yang melaporkan upaya hukum terkait penetapan tersangka," tegas Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo, Selasa (26/2/2013).

Sebelumnnya, Kuasa Hukum Anas Urbaningrum, Firman Wijaya menyatakan pihaknya akan membawa masalah bocornya draf sprindik mantan Ketua umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum ke ranah hukum. Dia mengatakan, formulasi laporan hukum terkait bocornya draf sprindik itu tengah disiapkan. Namun, Firman tak menyebut ke mana akan melaporkan bocornya draf sprindik itu. [mvi]